Rabu, 09 September 2026

Latihan Marching Band

 


Assalamualaikum wr wb

Saya akan menceritakan tentang latihan rutin kami yaitu marchinh band

latihan kami kemarin adalah mengajari adik” yang baru bergabung dengan  pukulan” yang sudah diberikan kepada pelatih dan kaka” yang memegang bendera atau CG mengajari adik” dengan gerakan sedikit demi sedikit dan sesudah itu kami langsung berfoto bersama sama.Lalu,kami langsung pulang kerumah masing”.

Sekian cerita singkat dari saya

Waalaikumsalam wr wb

Rabu, 26 Agustus 2026

Air Terjun




 Assalamualaikum wr wb

Kegiatan saya waktu pulang sekolah adalah kami pergi di air terjun bersama teman teman,kami pergi beramai ramai, sesampainya kami ditempat tujuan kami langsung pergi berenang dan airnya sangat segar,selain airnya segar pemandangannya pun sangat bagus dan cantik,itulah salah satu alasan kami sering ke air terjun itu.

Wassalamualaikum wr wb

Selasa, 25 Agustus 2026

"Media sosial lebih banyak membawa manfaat dari pada bahaya bagi remaja"

  Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 

Nama:Nur indah 

Kelas:lX.C (9) 

Buku: bahasa Indonesia

Tentu! Ini jawaban yang rapi, kuat, jelas, cocok untuk tim PRO (Setuju) lengkap dengan alasan mudah dipahami dan disampaikan:

 

Argumen: Media Sosial Lebih Banyak Manfaat daripada Bahaya Bagi Remaja

 

Pernyataan Utama:

Kami yakin media sosial adalah alat yang bermanfaat, bukan musuh. Jika digunakan dengan benar, ia membawa manfaat jauh lebih besar daripada risikonya.

 

 Poin 1: Sumber Pengetahuan & Belajar Luas

 

- Bisa mencari materi pelajaran, tutorial, berita terkini dengan cepat dan gratis.

- Membuka wawasan melampaui buku sekolah dan batas lingkungan sekitar.

- Memudahkan bertukar pikiran dan belajar dari orang lain di mana saja.

 

Poin 2: Mempererat Hubungan & Komunikasi

 

- Membantu terhubung dengan teman, keluarga, kenalan lama meski berjauhan.

- Membangun ruang bertukar ide, hobi, dan persahabatan tanpa batas jarak/waktu.

- Membantu remaja yang merasa kesepian menemukan komunitas yang sesuai minatnya.

 

Poin 3: Wadah Kreativitas & Pengembangan Diri

 

- Remaja bisa menyalurkan bakat—seni, tulis, video, keahlian khusus—dan memperkenalkannya ke dunia.

- Bisa melatih kepercayaan diri, kemampuan berbicara, serta keterampilan teknologi yang dibutuhkan masa depan.

- Bahkan bisa menjadi peluang usaha dan kreativitas sejak dini.

 

 Jawaban Terhadap Keraguan:

 

Banyak yang bilang media sosial berbahaya—namun bahaya bukan datang dari alatnya, melainkan dari cara pakainya. Dengan bimbingan orang tua dan aturan bijak, bahaya bisa dihindari. Manfaatnya untuk pendidikan, persahabatan, dan kemajuan zaman jauh lebih besar.


Pro  dan kontra: terhadap media sosial yang tidak merusak pagi remaja

 

Argumen: Media Sosial Lebih Banyak Bahaya daripada Manfaat Bagi Remaja

 

Pernyataan Utama:

Kami tegas menolak pendapat tersebut. Bagi kami, media sosial membawa risiko besar yang sulit dikendalikan, jauh lebih berat daripada manfaat yang ditawarkannya—terutama bagi jiwa remaja yang masih sedang berkembang.

 

❌ Poin 1: Mengganggu Kesehatan Jiwa & Kepercayaan Diri

 

- Remaja sering membandingkan hidup sendiri dengan tampilan indah orang lain ➡️ timbul rasa rendah diri, iri, cemas, bahkan depresi.

- Sangat rawan terkena perundungan siber yang menyakitkan hati dan sulit dilupakan.

- Banyak informasi yang tidak benar atau tekanan sosial yang merusak ketenangan batin.

 

❌ Poin 2: Merusak Fokus, Belajar, dan Hubungan Nyata

 

- Menjadi sangat kecanduan: waktu terbuang sia-sia, perhatian terpecah, prestasi belajar menurun.

- Mengurangi kemampuan berbicara dan berinteraksi langsung dengan orang di sekitarnya. Hubungan yang ada terasa lebih dangkal dibanding pertemuan tatap muka.

- Kurang bergerak, kurang tidur, dan pola hidup menjadi tidak teratur.

 

❌ Poin 3: Banyak Risiko & Informasi Tidak Terjamin

 

- Sangat mudah bertemu berita bohong, konten tidak pantas, atau pengaruh buruk yang belum bisa disaring remaja dengan bijak.

- Risiko keamanan data dan berkenalan dengan pihak yang tidak diketahui niatnya.

- Mengatakan "cukup pakai dengan bijak" itu tidak mudah dilaksanakan: remaja belum matang sepenuhnya dan lingkungan media sosial penuh godaan yang tak henti-hentinya.

 

📌 Kesimpulan:

 

Alat yang baik pun jika lingkungannya berbahaya dan penggunanya belum siap—akan membawa lebih banyak kerugian. Oleh sebab itu, media sosial lebih banyak membawa bahaya bagi remaja.

 

Sekian dari cerita saya 

Assalamu'alaikum 

Rabu, 19 Agustus 2026

KEGIATAN LOMBA PORSINI

MPada hari itu kamis - 13 - 08 - 2026

Pagi-pagi Saya pergi ke sekolah lalu saya mengabsen menggunakan absen digital Setelah itu saya masuk ke kelas untuk piket Karena hari Kamis merupakan hari piket saya. setelah piket bel dipukul dan kita segera berbaris, setelah apel sebelum pergi menonton Saya pergi mengabsen dulu mapel bahasa Indonesia, setelah absen saya pergi menonton lomba Porseni yang diadakan di SMKN 2 Kolaka Utara Kecamatan wawo bersama teman saya sesampainya disana saya menonton takraw, setelah takraw menonton voli putri, sedangkan voli putra, menari dan menyanyi Saya tidak menonton karena saya cepat pulang karena ada urusan 



Tetapi pas saya tahu bahwa sekolah kita mendapat piala bergilir lagi saya sangat senang

Solusi pangan menanam sendiri



✅ Mengapa Menanam Sendiri Itu Solusi?


Menanam sayuran sendiri di pekarangan atau wadah adalah cara termudah dan termurah untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Kebutuhan sayur sekitar 25% dapat dipenuhi dari kebun sendiri, sehingga pengeluaran belanja berkurang hingga 20–30%.

 Singkatnya:

Menanam sayur sendiri = solusi pangan nyata. Setiap rumah tangga yang menanam berarti mengurangi ketergantungan pada pasar, menghemat pengeluaran, dan makan lebih sehat. Jika jutaan keluarga melakukannya, masalah pangan nasional akan jauh lebih ringan.


HARGA PANGAN



Harga pangan masih menjadi persoalan karena sangat memengaruhi ekonomi masyarakat dalam membeli barang. 

Dilansir dari (Perpustakaan Digital BAPANAS) pada Juni 2026, inflasi pangan tahunan masih tercatat 5,58%, meskipun kemudian menurun menjadi 2,52% pada Juli 2026. Beberapa barang atau produk seperti bawang merah, bawang putih, cabai, dan beras masih menjadi bagian dari naik turunnya harga pangan.

Oleh karena itu, sebaiknya kita menanam sendiri ketimbang membeli bahan pangan di pasar. Dengan begitu kita bisa lebih menghemat pengeluaran.

Minggu, 16 Agustus 2026

Turnamen

 Assalamualaikum wr wb

Pada tanggal 15 hari sabtu,saya pergi mengikuti turnamen ditiwu bersama teman sekampung saya.Pada pukul 14:50 saya berangkat ke tiwu beramai ramai dan memakan waktu sekitar 1 jam lebih.Sesampainya kami di sana,kami langsung bermain di babak 8 besar dan alhamdulillah skor 3 0 dan melaju ke babak 4 besar

wassalamualaikum wr wb

Latihan Marching Band

  Assalamualaikum wr wb Saya akan menceritakan tentang latihan rutin kami yaitu marchinh band latihan kami kemarin adalah mengajari adik” ya...